2 Prestasi setelah Pulang dari Bogor

Standard

Pada bulan Desember 2011, sebelum saya mengikuti Young Leaders Summit di Bogor, saya sempat mengikuti 2 jenis kompetisi yaitu Lomba Karya Tulis Ilmiah yang diadakan di Fakultas Ekonomi USU dan Lomba Mahasiswa Berprestasi FISIP USU 2011. Pada waktu itu setelah saya mengumpulkan karya tulis dan artikel serta kelengkapan berkas lainnya, saya berangkat ke Bogor untuk mengikuti YLS selama 3 hari. Pada hari ketiga YLS, saya diberitahukan melalui sms yang menyatakan bahwa saya mendapat Juara 3 Lomba Karya Tulis di FE USU dan sempat saya kaget mendengar hal tersebut. Saya merasa senang karena setiap usaha saya tidak sia-sia. Tuhan sangat baik dan akan membantu setiap orang yang mengandalkan DIA. Thanks God !!!

Sertifikat Juara 3 LKTM

Sertifikat Juara 3 LKTM

Kemudian karena saya masih di Bogor, maka panitia menghubungi saya untuk mengambil hadiah berupa uang tunai dan sertifikat setelah pulang dari Bogor. Sekian…hehe

PRESTASI KEDUA : Pada waktu YLS berakhir, dan saya dari Jakarta kembali ke Medan dan tiba di Bandara Polonia, Medan sekitar jam 12.30 malam dikarenakan pesawat dari Jakarta delay keberangkatan. Lalu paginya saya ke kampus untuk mengikuti 4 tahap seleksi untuk pemilihan mahasiswa berprestasi FISIP USU. Pada waktu seleksi, saya belum ada persiapan dan melihat berbagai mahasiswa dari berbagai jurusan yang sudah melakukan persiapan sebelumnya. Pada waktu itu, saya tidak merasa takut unuk mengikuti seleksi tersebut. Karena apa ? ya…saya harus siap dalam keadaan apapun. Tahap demi tahap saya berhasil melewatinya. Dan tinggal menunggu pengumuman yang akan dilakukan pada waktu acara puncak Dies Natalis FISIP USU 2011. Tiba lah waktunya….jreng…jreng…jreng….

Sebelum pengumuman, banyak teman saya dan dosen saya yang memberikan selamat. Saya bingung karena pengumuman hasilnya belum ada, tapi kenapa mereka memberikan selamat pada saya. Lalu saya terus menunggu pengumumannya. Dan tiba waktunya. Saya gugup,,,agak percaya diri dan tidak waktu itu.

Puji Tuhan, ternyata terpanggil lah nama saya sebagai Juara Ketiga Mahasiswa Berprestasi FISIP USU. Saya merasa sangat senang karena yang menjadi juara 2 dari jurusan saya juga. Walaupun tidak bisa menjadi juara pertama, tapi ini sudah menjadi kebanggaan terbesar bagi saya untuk bisa berbagi bagi sesama nantinya. Thanks God.

Sertifikat Mawapres FISIP USU 2011

Sertifikat Mawapres FISIP USU 2011

Be Confident, Be YourSelf, Be Inspiring

Young Leaders Summit 2011

Standard

YLS 2011 di Bogor, Jawa Barat

YLS 2011

Young Leaders Summit 2011 adalah sebuah program yang menjadi wadah bagi pemimpin-pemimpin muda dari seluruh wilayah nusantara untuk dapat saling bertukar ide dan belajar bersama melalui pengalaman aktifitas pelayanan sosial yang bersentuhan dengan masyarakat secara langsung tanpa membedakan suku, budaya, bahasa, bangsa maupun agama yang telah dilakukan. YLS 2011 diadakan di Bogor, Jawa Barat oleh Global Peace Festival Foundation(GPFF) Indonesia. Acara yang spektakuler dan benar-benar menambah pengalaman, jaringan dan wawasan tentang pendidikan, kesehatan dan lingkungan serta solusi bagaimana memecahkan masalah dengan baik.

The Global Peace Festival (GPF) Indonesia brings together NGOs, organizations, institutions and individuals that share a common vision for national unity and social integration, and who wish to jointly collaborate with the Indonesian Goverment and the United Nations in achieving the Millenium Development Goals.

Foto bersama dengan peserta dari Lombok, Tasik, Kalbar, Makasar dan Panitia dari Jakarta di Soetta Airport sambil menunggu peserta dari provinsi lainnya.

Setibanya di Bandara Soekarno Hatta Jakarta Saya dan teman saya dari UNIMED Sadam disambut oleh panitia beserta peserta dari provinsi lainnya yang sudah tiba pertama di Bandara Sotta tepatnya di terminal 1B. Setelah kami semua sudah lengkap, maka kami pun akhirnya berangkat dari Soetta menuju Bogor dengan Bus yang sudah tersedia. Perjalanan yang sangat melelahkan, tapi menyenangkan. Selama diperjalanan kegiatan pertama di Bus adalah makan siang dan setelah itu perkenalan masing-masing peserta dari berbagai komunitas dan daerah di Indonesia, melakukan games, canda tawa dan sharing.

Perjalanan menuju Bogor

Ternyata peserta lain adalah peserta yang sangat aktif di kegiatan sosial, event dan berprestasi. Waktu terus berjalan, akhirnya kami pun sampai di Villa Ariyanti Cisarua, Bogor sambil membawa barang masing-masing.

DAY I – III: Diawali pendaftaran ulang dan masuk ke dalam ruangan acara. Sesi pertama dibuka dengan perkenalan oleh MC Sandika Dewi dan setelah itu introduction about this event dan GPF. I’s so fun guys …

Peresmian dan Pembukaan YLS 2011

Kemudian Speech by Dr Chandra Setiawan Chairman of GPF. Beliau mengatakan bahwa kita adalah “One Family” walaupun berbeda tapi tetap satu keluarga. Maka dari itu beliau menyampaikan bahwa kita harus sinergi untuk mencapai hal yang besar untuk suatu perubahan, tingkatkan Culture of Service untuk kebersamaan/kekeluargaan. Nah, diakhir sesi speech sebelum kami break, kami menyanyikan lagu Theme Song of GPF yang berjudul “Where Peace Begins” bersama-sama. Lagu ini sangat mengharukan dan mengiatkan bahwa kita adalah “One Family under God”.

WHERE PEACE BEGINS

Here we stand together
One in our humanity
For we all come from the Father
We are one family
It’s our school of love and peace
Where we’ve learned there’s a way
For the world to live in harmony
And together we all say

CHORUS:
This is where peace begins
Here we sow the seeds of love
It all starts with our knowing
We are one family
We are one family under God

Not just body but spirit
On and on we try to be
People who live for others
For love knows no boundaries
Neither race nor religion
No barriers can keep us apart
Forgiveness, true understanding
This is where it all starts

(repeat chorus)

Under God… we are one

Inilah lirik dari lagu tersebut. Lagu+Videonya dapat dilihat dan diunduh di link sini : http://www.youtube.com/watch?v=I4jyhpq_TbY

Speech by Mr James Poon from Malaysia about Intro to GPFIF

“One Family under God”, itulah yang menjadi visi dari GPFIF dan Moral & Inovative yang menjadi tema dari YLS 2011. Waktu terus berjalan guys, , ,tidak bisa saya ungkapkan perjalanan YLS 2011 dari awal sampai akhir. Buat para pembaca, saya hanya akan melanjutkan cerita ini hanya melalui foto-foto saja dengan berbagai deskripsi singkat tentang foto tersebut.

Speech by Ms Yor Ching Poon (Korea)

Speech by Romo Susesno (Bapak Filsafat Indonesia) dengan Moderator oleh Bapak Anawar (Sekolah Rakyat Bogor) di YLS 2011

Romo, panggilan dari Bapak Filsafat Indonesia ini mengisi acara YLS 2011 yang didampingi oleh Bapak Anawar sebagai moderator yang berbicara tentang “Unity in Diversity“. Romo lahir di Jerman. Beliau sudah menulis buka sebanyak 34 buku dan 500 artikel yang sudah dipublikasikan. Hal yang masih saya ingat dari beliau adalah bagaimana masyarakat bisa sadar akan keberagaman, tapi tidak cukup itu. Kita harus saling mengenal dan menghargai sehingga akan tercipta apa yang disebut sebagai “Harmoni Kehidupan Beragama“.

Foto bersama Romo (Bapak Filsafat Indonesia) dan Ms Yor Ching Poon (Korea) dan peserta dari Semarang Fahmi (Fotografer)

Speech by M. Setiawan Kusmulyono tentang "Community Driven Development", Ibu Zubaidah Yusuf tentang "Paradigma Baru untuk Kepemimpinan Pemuda Indonesia" dengan Moderator oleh Kak Aan Nurmana

Foto bersama dengan Mr.James dan Mr. M. Setiawan Kusmulyono

Foto bersama dengan Mr.James dan Mr. M. Setiawan Kusmulyono

Waktu yang terus berjalan membawa kami semakin bersemangat untuk mengikuti berbagai kegiatan, khususnya materi-materi yang sudah disampaikan oleh pembicara yang berkompeten di dalamnya. Pemimpin muda bergerak menuju perubahan dan perubahan akan mengubah dan menjadikan Indonesia lebih baik. Paradigma berfikir anak muda harus diawali dengan sikap yang nyata. Bagaimana sebenarnya harus dilakukan ? Ya…..pastinya Adaptation means Understand Them (Society), give your Idea and Action, Challenge : Doing it…^_^. Be the best one for the nation.

Selanjutnya adalah materi yang disampaikan oleh Anton Abduh yang merupakan Indonesia Winner dalam Waste Management di E-Ideas 2011. Beliau menyampaikan materi tentang “Agroforestry” atau kita sebut sebagai Rehabilitasi Lahan Pertanian yang salah satunya adalah masalah kerusakan lahan di Garut dan daerah lainnya di Indonesia.

Bersama Anton Abduh lulusan STAN dan bekerja dibidang Bea Cukai sekaligus pembawa perubahan dibidang Rehabilitasi Lahan Pertanian

Dilanjutkan dengan Games Jari, Dinner, dan Terakhir adalah melakukan FGD (Focus Group Discussion). Dalam FGD ini ada berbagai bidang yang akan didiskusikan, yaitu pendidikan, lingkungan, ekonomi, dan budaya. Kebetulan saya memilih dibidang pendidikan yang didampingi oleh Kak Aan sebagai pedamping diskusi kami. Kami belajar bagaimana untuk mengidentifikasi masalah-masalah dibidang pendidikan di Indonesia, setelah itu membahas secara bersama dan melakukan berbagai solusi dengan program yang sudah kami bahas dan susun. Begitu sebaliknya dengan kelompok lain sehingga pada akhirnya apa yang sudah dibahas akan dipresentasikan masing-masing kelompok.

Presentasi hasil FGD

Focus Group Discussion

Hari ketiga : Diawali dengan senam, speech tentang volunteer, lalu kami melakukan service project dengan menjadi volunter di community yang kami pilih. Saya dan teman-teman dari grup Tan Malaka dipilih untuk melakukan Social Service di Sekolah Rakyat Bogor yang merupakan sekolah mandiri gratis untuk anak-anak kurang mampu di daerah Cisarua Bogor. Awal kegiatan kami adalah berkumpul dengan para anak-anak sekolah rakyat bogor beserta didampingi oleh guru-guru mereka yang telah mengabdikan dirinya untuk mengajari anak-anak di sekolah tersebut tentang bagaimana peran pendidikan itu sangat penting, softskill di sekolah tersebut juga diajarkan, serta banyak prestasi yang telah didapatkan oleh para peserta didik di sekolah tersebut.

Ada Mas Herry dan Mbak Yati salah seorang guru yang mendampingi anak-anak tersebut dalam kegiatan service project pada waktu itu. Nah, kami banyak sharing dengan para guru SRB tentang permasalahan pendidikan, sistem sekolah gratis di Bogor, dan berbagai program SRB yang telah dilaksanakan. Bapak Agus mengatakan bahwa kondisi masyarakat sekitar sangat lemah, kurang motivasi dari orang tua kepada anak-anaknya betapa pentingnya pendidikan saat ini, dan berbagai kendala yang dihadapi masyarakat sekitar. Berbagai program keterampilan dimulai dari SMP karena keterbatasan pengajar dan sarana, ungkap Pak Agus salah seorang tenaga pengajar. Kami juga melakukan kegiatan berupa games untuk membuat anak-anak tersebut tersenyum dan selalu bersemangat menjalani hidup. Dan dalam akhir sesi aktivitas sosial ini, hal yang penting dan diharapkan adalah lebih ingin mengubah pola pikir masyarakat sekitar tentang pendidikan yang ada saat ini dan bagaimana anak-anak masyarakat sekitar lebih dimotivasi dan didukung untuk selalu berprestasi dalam pendidikannya.

Senam Pagi

Tan Malaka dengan Siswa dan Guru Sekolah Rakyat Bogor

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Grup Tan Malaka on YLS 2012

Selanjutnya sesi foto bersama :

Dengan para pemain musik tradisional Bogor

Dengan para pemain musik tradisional Bogor


 

Care Environmental Organization

Bersama dengan para mahasiswa dari berbeda Universitas

Bersama dengan para mahasiswa dari berbeda Universitas

Bersama Kang Goris (Social Entrepreneur)

THE DRAGON 2011 “Debating on Critical Arguments Competition”

Standard

FISIP A Team when Case Building

On May 2011, English Debating Society UNIMED proudly present THE DRAGON 2011 “Debating on Critical Arguments Competition” @Faculty of Languages and Arts, 07th – 08 May 2011 with theme “Enhancing Debating and Critical Thingking Skills”.

FISIP USU ENGLISH CLUB TEAMS

We are from FISIP USU English Club have sent 3 teams for this competition. But before I tell you about this competition, I would like to tell you what is FISH Club ?

Logo of FISH Club

FISH Club (Fisip USU English Club) is an english club established in FISIP USU 3 years ago. FISH Club is a media for students of FISIP USU who have english interest and skill. Therefore, FISH Club always tries to advocate students who want to have experience in english competition or english event. Some of the advocations can be seen from the programmes which have been arranged for all members.

Participants of The Dragon 2011

Okay Guys, back to The Dragon 2011. This is an English Debate Competition in Medan Region, SUMUT. Many Universities in Medan who joined this competition to get the best one and become the winner in this competition. As I said before, there are 3 teams from FISH Club FISIP USU who joined this competition. There are FISIP A, FISIP B, and FISIP C and at the time I was on FISIP A Team.

Adjudicators, The Committee, and The Winners of The Dragon 2011

Amazing guys, from prelimanary 1 until grand final FISIP A become the 1st winner in that competition. Actually, I am as a beginner of debate in that competition and it’s the first time for me as a debater and join in that competition.  In grand final we met with mikroskill team and you know guys,,,,In that time I feel nervous and think about how to be the winner in this competition because as we know I am as a beginner and our opponent is a good debaters. But, God know what we want, so we are become the 1st winner guys. I feel happy in that announce. Proud to be FISIP USU.

FISIP A as The First Winner

FISIP A :  1. Marissa Catellya Arifin (1st Speaker and Replay Speech)Marissa Catellya Arifin

2. Febri Samuel R N (2nd Speaker)Febri Samuel R N

3. Hotmaringan Samosir (3rd Speaker)Bang Hotmaringan

PARLEMEN MUDA INDONESIA 2012

Standard

Parlemen Muda Indonesia 2012

Parlemen Muda Indonesia adalah sebuah gerakan sosial yang didedikasikan untuk pendidikan demokrasi kepada pemuda dan advokasi isu sosial melalui kegiatan sidang parlemen remaja, penggunaan media jejaring sosial, serta kegiatan pengembangan masyarakat di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Parlemen Muda Indonesia juga didedikasikan untuk meningkatkan kemampuan pemuda dalam mengamati permasalahan sosial politik yang bercirikan demokrasi Indonesia yang pada akhirnya akan melahirkan pemuda-pemuda yang berintelektual, kreatif, serta memiliki eksistensi yang baik yang di dalamnya dibutuhkan pengabdian seorang pemuda kepada masyarakat Indonesia. Pemuda Indonesia dibentuk untuk menjadi “Change Maker”. http://www.parlemenmuda.org

Parlemen Muda diselenggarakan secara independen oleh Indonesian Future Leaders (IFL). IFL adalah organisasi pemuda berbentuk lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dalam bidang pemberdayaan pemuda untuk perubahan sosial. Indonesian Future Leaders (IFL) Berdiri secara resmi sebagai sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang digerakkan oleh kamu muda, pada tahun 2009, oleh sekelompok anak muda usia 17-18 tahun yang terdiri atas: M. Iman Usman, Niwa Rahmad Dwitama, Andhyta Firselly Utami, Rafika Primadesti, Dian Aditya Ning Lestari, Stephanie Hardjo, dan Audry Maulana. Mereka percaya bahwa untuk memajukan Indonesia, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda. Hingga April 2011, IFL tercatat telah memiliki lebih dari 50 staf, +500 relawan, dan 8000 online supporters , yang tersebar tidak hanya di Indonesia, tetapi juga mancanegara. IFL dalam 2 tahun terakhir telah memberikan dampak kepada lebih dari 40.000 orang.

Ketika IFL membuat sebuah kegiatan gerakan sosial yang dinamakan Parlemen Muda Indonesia 2012 yang saya pikir setelah saya membaca informasi tersebut, ada hubungannya seperti pemilihan anggota MPR/DPR untuk duduk di kursi parlemen. Tetapi dalam hal ini parlemen muda memberikan kesempatan kepada 33 orang pemuda Indonesia untuk menjadi perwakilan dari masing-masing provinsi untuk melakukan persidangan membahas 3 hal yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan dan lingkungan serta memberikan solusi aplikatif yang akan membawa suatu perubahan bagi Indonesia. Lalu saya mencoba untuk registrasi dalam kegiatan ini secara online. Saat mengisi form registrasi saya tidak yakin bisa lolos tahap pertama ini menjadi salah satu 5 kandidat dari Sumatera Utara karena dalam mengisi form kita harus aktif dalam kegiatan, organisasi dan prestasi serta mengisi tulisan singkat tentang pendidikan, kesehatan dan lingkungan serta solusi apa yang kita berikan kepada pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dengan hal itu, saya memberanikan diri untuk mendaftar dan berusaha mempersiapkan diri untuk itu.

Setelah beberapa minggu saya sudah melakukan registrasi tahap pertama, saya menunggu pengumuman melalui email dari panitia. Dan alhasil…..amazing Guys, saya dinyatakan LULUS menjadi salah satu dari 5 kandidiat dari Sumatera Utara untuk parlemen muda. Tahap ke-2 dimulai…..Panitia mengirim ke email masing-masing kandidat dan membuat sebuah milis yang berisi berbagai informasi untuk membuat suatu fan page sebagai instrumen utama dalam melakukan kampanye dan pemilihan umum yang berlangsung dari tanggal 23 Oktober- 23 November 2011. Selain fan page, kandidat juga bisa melakukan kampanye dengan blog, pin, baju, dan poster/baliho sebagai alat kampanye lain. Panitia sudah menyiapkan banner dukungan yang saya pakai sebagai alat mencari dukungan, buku panduan dalam mengikuti tahap selanjutnya, dan lampiran berisi langkah-langkah dalam membuat fan page dan tulisan.

Banner Dukungan

Page Facebook (Fan Page) adalah salah satu instrumen setiap kandidat parlemen muda masing-masing provinsi di Indonesia untuk melakukan kampanye dan pemilihan umum yang berakhir pada 23 November 2011.

BAGAIMANA CARA MENGIKUTI VOTING UNTUK MEMILIH SAYA SEBAGAI PARLEMEN MUDA 2012??? …CARANYA GAMPANG :

Syaratnya : Semua kalangan yang usianya harus di atas 12 tahun dan berdomisili di Indonesia.

STEP I : Para pendukung bisa melihat dan mendownload Poster/Banner dukungan dengan cara mengunduhnya disalah satu album foto dalam page facebook saya yang nama albumnya adalah “Poster Dukungan untuk Saya”. Atau bisa juga mendownload banner dukungan di atas secara langsung dengan cara klik kanan dan pilih “Save Image As”.

STEP II : Setelah mendapatkan banner dukungan, teman-teman bisa mencetak banner tersebut dengan printer dan teman-teman bisa ambil foto diri teman-teman dengan memegang hasil banner dukungan yang sudah dicetak.

STEP III : Langkah terakhir adalah mengirimkan hasil foto ke alamat email samuelfebri@ymail.com atau mentagkan hasil foto ke alamat Page FB saya di :

http://www.facebook.com/pages/Sumatera-Utara-3-Febri-Samuel-R-N-Perlemen-Muda/274354365938517#!/pages/Sumatera-Utara-3-Febri-Samuel-R-N-Perlemen-Muda/274354365938517?sk=app_106171216118819

Jangan lupa untuk sertakan Nama Lengkap, Umur dan Domisili dalam keterangan foto teman-teman (Contoh : Wardina 20 Tahun SUMUT).

Wardina 20 Tahun SUMUT


1 FOTO ADALAH SATU SUARA DAN ITU SANGAT BERARTI. Mari sama-sama kita membawa suatu perubahan untuk Indonesia lebih baik.

Candidate of Sumatera Utara for Indonesia Youth Parliament 2012

NB : KAMPANYE dan PEMILU berakhir pada 23 Nov 2011

CP : Febri Samuel R N (08566238381)

Email : samuelfebri@ymail.com

My FB : Febri Samuel Revaldo

Mari sama-sama kita bangun Indonesia lebih baik dan bersatu untuk membawa suatu perubahan tekhusus dalam bidang pendidikan, lingkungan dan kesehatan.

For Further Information about PMI : www.parlemenmuda.org

11 Business Lessons Steve Jobs (Apple Founder) Taught Me

Standard
Apple Founder

STEVE JOBS as a Apple Founder

By : Neil Patel is the co-founder of 2 Internet companies: Crazy Egg and KISSmetrics. Through his entrepreneurial career Neil has helped large corporations such as Amazon, AOL, GM, HP and Viacom make more money from the web. By the age of 21 not only was Neil named a top 100 blogger by Technorati, but he was also one of the top influencers on the web according to the Wall Street Journal.

As you’ve probably already heard, Steve Jobs passed away yesterday. He will be remembered as one of the greatest visionaries ever. What he did for the technological as well as entrepreneurial world, will never be forgotten.

Although I’m young and haven’t been following Steve Jobs’ career as intently as others, he has taught me a lot about business in the last 5 years. Here are 11 things I’ll never forget that Steve Jobs taught me:

People Matter, Not Features

Everything Jobs built made life easier for you. It was rare to ever hear him babbling about features he created, instead he focused on how these products made life easier for others.

For example, the iPhone enabled you to talk on your phone, watch movies, record movies, and listen to music. As simple as that may sound, without an iPhone you may have to had to carry around a cell phone, mp3 player, and a video recorder. Because of him your pockets are much lighter.

He taught myself, along with many others to not focus on just adding features or creating products. First and foremost, you need to focus on solving problems that people are experiencing. If you can do that, you’ll stay ahead of the curve.

There’s Nothing Wrong With Pre-Selling

Most companies launch products and then sell them. Jobs didn’t do that with Apple. He let the public know what he was going to sell them, how it solved their problems, and that they could pre-order the product online.

You can do the same thing. Don’t wait for your product or service to be released. Start selling it now! The money you earn today will help cover your costs and it will help solve any cash flow issues you may encounter during distribution.

Keep it Simple, Silly

I switched from a PC to a Mac because Macs are much easier to use. Or at least they are for my dad and 1-year-old nephew. Every Apple product I bought during Steve’s tenure was simple to use.

He also created cool looking devices, but above all else his products were simple to use. For example, the iPad was the first device I was ever able to give my dad that required little to no instruction. There are no shut down or start options, you just click on applications and start using them.

If you want more applications, you just go to the App Store and download them.

Don’t try to make your solutions complicated. Keep it simple… even if that means you have to strip off the bells and whistles. If you aren’t creating usable solutions, it will be harder to gain traction.

Think BIG!

If you are in business, you are there to make money. If not, you shouldn’t be an entrepreneur. If you are going to create a business, create one that changes the world.

Apple isn’t just a technology company, Steve Jobs changed the world! His products are used all around the world and by everyone. This is why Apple is the largest company in the world.

You won’t be able to create a big company unless you solve big problems. Although you can make a nice living off of conquering a small niche, you wont make billions doing it.

Focus, Focus and Focus Some Morre

When you look at Apple’s website, it seems like they have a lot of products, right? Well, for being a hundred billion dollar company, they actually don’t.

Jobs was smart, he always focused his energy on a few big products instead of trying to create thousands of small ones. In other words, he went for big wins instead of looking to hit singles and doubles.

With your business you shouldn’t try to do multiple things. Just focus your time and energy on one product or service. As long as your core business continues to grow, you shouldn’t do anything else. The moment your growth slows down and flattens, that’s when you should expand.

Create an Ecosystem

I never really understood the power of creating a platform until the iPhone was released. When the phenomenon hit the market and companies started to create applications, Apple grew to have a huge ecosystem.

Not only were they selling their products, other companies started to build products on the Apple platform and their customers were encouraged to buy and use Apple products.

By this point Apple didn’t have to sell their products, other companies were doing it for them.

Steve Jobs created an ecosystem and he was able to do it around Apple products. If you want to grow a brilliant idea, you have to create an ecosystem for that idea to flourish.

There’s Always Room for Innovation

The iPod wasn’t the first mp3 player. There were 100s of others that were already out before Apple released the iPod. That didn’t discourage Jobs from entering the space…he just one upped everyone by creating a better product.

These days if you are looking to buy a music player, the first thing comes to your mind is the iPod, right? And what’s the second brand that comes to your mind?

Ummmmm…

That’s right, they demolished all of their competitors. The only other device that I can think of is the Zune, which kind of sucks.

Don’t be afraid to enter a saturated market… you just have to be willing to stir things up. If you can innovate, you will win. If you decide to create another me too company, expect to be crushed.

Be Passionate

Did you know that Steve Jobs had a salary of $1 a year? That’s right, he didn’t care for money and he stated it publicly. He cared about the company, their products, and changing peoples’ lives.

If you love what you are doing, you are going to work harder and be more likely to succeed. Heck, Jobs even worked hard when he was sick… that’s how much he loved what he was doing.

Don’t just do things for the money, do things because you love what you are doing. You aren’t going to live forever, so enjoy your life while you can.

Never Lose Your Investors Money

Although Steve Jobs wasn’t the CEO throughout all of Apple’s history, he always took care of the company. He came back, and turned the company around. In other words, he grew shareholder money and took care of his investors.

As I stated earlier, Apple is the biggest company in the world! It’s very difficult to create a decent size company without taking money from investors… so make sure you take care of them. And if you do so, they’ll always take care of you.

Another great leader who also has a very similar rule is Warren Buffett. If you can take care of the people who are feeding you, they’ll constantly be willing to reciprocate.

You’re Nothing Without Your Team

Apple has a ton of benefits: from on-site fitness centers to tuition assistance, they even have cafeterias with organic food. Why did they do all of this? To take care of their employees.

A big part of being a good leader is realizing that you have to have a good team. It’s impossible to do everything yourself. If you don’t take care of your employees and show your appreciation, you’ll quickly lose them.

If you take care of your employees they’ll put their blood, sweat and tears into your company.

Don’t Forget About Your Friends and Family

As an entrepreneur when you work so hard for so many years, you tend to forget about your friends and family. All you do is live, sleep and breathe business.

At the end of the day, there is nothing wrong with that, but you also have to spend time with your friends and family. Money will always be there, but your friends and family won’t.

When Steve Jobs got sick, he left Apple to spend his final moments with his friends and family. He knew what was important to him. You too need to figure out what’s important to you no matter how much time your business or job takes from your life, don’t forget about what’s important.

Conclusion

It’s tragic that Steve Jobs passed away during his prime. He was a great entrepreneur and leader. We’ll never forget what he did for this world.

My condolences go out to his family and friends and may he rest in peace.

Feel free to share any lessons you’ve learned from Steve Jobs.

KASIH SAYANG SEORANG IBU

Standard

Administrasi Bisnis, FISIP USU Medan, Sumatera Utara, di sinilah saya saat ini mengabdikan diriku untuk menjalani pendidikan saya.

Tepat pada hari sabtu saya sedang tidak ada mata kuliah alias libur. Tepat pula pada hari itu saya ada Ibunda sebuah bangsa yang KUAT dan TERHORMAT adalah wanita-wanita yang DICINTAI dan DIMULIAKANseminar “Brain Development” di Politeknik Negeri Medan dari pukul 10.00-15.00 WIB. Dalam seminar tersebut pembicara menjelaskan tentang bagaimana fungsi otak kiri dan otak kanan dan apa sebenarnya mamfaat masing-masing dari bagian otak tersebut, ya…walaupun dalam seminar itu ada unsur penjelasan “Hypno Sugesti Power”. Saya sangat senang mengikuti seminar tersebut, selain saya mendapatkan pengetahuan dan pengalaman saya juga mendapatkan sebuah buku dari Aris Ahmad Jaya alias Mr. Sugesti Indonesia yang berjudul “30 Hari Mencari Jati Diri”. Buku tersebut memberikan suatu pengaruh dan mampu menyentuh kalangan muda sehingga lebih optimis dan memiliki impian hidup.

Lalu hari demi hari saya membaca buku tersebut dan apa yang terjadi….? Saya tiba dihalaman 137 hari ke-18 yang berjudul saat itu tentang “Makna Pengorbanan”. Saya tertarik dengan judul tersebut dan saya tidak langsung membacanya karena saya harus makan sebelum jam makan saya lewat. Setlah saya makan, saya kembali membuka perlahan buku tersebut dan saya melanjutkan bacaan dengan membuka halaman selanjutnya. Upzz…..dan ternyata bacaan yang keluar pertama dalam Teori “Makna Pengorbanan” itu adalah sebuah puisi yang berjudul “Bila Ibu Boleh Memilih”. Begini gambaran singkat isi puisinya :

Anakku,

Bila ibu boleh memilih

Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu

Maka ibu akan memilih mengandungmu

Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah

 

Sembilan bulan nak….engkau hidup diperut ibu

Engkau ikut kemanapun ibu pergi

Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan

Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu

kecewa dan berurai air mata

Anakku,…

Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang

Melahirkanmu

Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu

Karena menunggu dari jam ke jam,

Menit ke menit kelahiranmu

Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga

Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat

ibu rasakan

Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua

Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,

Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun.

…….

…….

…….

Tetapi anakku…

Hidup memang pilihan…

Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana

Maka maafkanlah nak…

Maafkan ibu…

Maafkan ibu…

Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita, agar tidak

ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang

Percayalah nak…

Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu

Percayalah nak..

Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu

Ratih Sanggarwati

Jakarta, 21 Agustus 2004

 

Begitulah isi puisi ini dan seketika itu setalah saya membaca puisi indah ini maka saya merindukan kasih sayang seorang ibu yang cukup lama tidak saya dapatkan secara langsung. Saya tahu itu mungkin karena saya terpisah dengan orang tua saya. Saya masih ingat setelah beberapa tahun saya pernah dimarahi orang tua saya karena kesalahan kecil yang saya perbuat. Tetapi itu semua saya yakini bahwa hal yang dilakukan kepada saya dengan amarah seorang ibu hanya semata-mata kasih sayang beliau yang diungkapkan dengan tindakan dan ucapan amarah. Sayabersyukur ketika saya pernah dimarahi dengan berbagai nasihat bijak ibu selama ini. Adanya amarah ibu membawa saya mengalami perubahan karakter yang sesungguhnya dan mengalami sebuah kesadaran untuk melakukan pengembangan diri lebih baik untuk masa depan.

Terima kasih ibu…Kasih sayangmu tak akan terlupakan. Love my mom……..

ELS WRITING COMPETITION 2011

Detik.com : Seminar Online Media dan Workshop CITIZEN JOURNALISM & ENTREPRENEURSHIP

Standard

By Detikcom

Aduhh….Seminar yang diadakan oleh Detikcom adalah seminar yang bergengsi dan penuh pengalaman. Detikcom mengadakan Roadshow ke 7 Kota Besar di Indonesia, dan salah satunya diadakan di Medan tepatnya di Hotel Arya Duta pada tanggal 19 Maret 2011 yang lalu. Saya sangat bertrima ksih buat pihak Detikcom yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk terpilih menjadi peserta Seminar dan Workshop di Kota Medan.

Hmm….Acaranya benar-benar menyenangkan. Disana bisa langsung ketemu dengan Pendiri detikcom Budi Darsono alias BDI nama panggilannya. Beliau mulai membawa peserta dengan perkenalan sejarah dari Detikcom salama menjadi Situs Berita Digital. Ternyata beliau orang yang hebat dan kreatif. Itu kelihatan dari presentasinya ketika menyampaikan sejarah dari detikcom.

Masuk pembicara kedua oleh Mas Indra sebagai Chief of Communication PT Telkomsel. Beliau alumni dari jurusan Komunikasi UI. Beliau merupakan orang yang hebat dengan perkembangan teknologi saat ini. Beliau banyak menceritakan tentang sistem Telkomsel di Indonesia dengan jumalah pelanggan terbanyak saat ini. So, jangan lupa pakai Telkomsel ya…11111!!!

Ini yang ditunggu-tunggu…….Adrie Subono, Promotor Java Musikindo. Hahhaha….Beliau humoris, lucu and pastinya menyenangkan bertemu dengannya. Salut buat promotor Indonesia ini. Dimulai dengan penuh perjuangan dan sikap optimisme, beliau menjadi promotor terkenal di Indonesia. Satu pesan buat bang Adrie, ajari kami bagaimana caranya menjadi seorang Promotor ya…..

Seminar pun selesai dengan acara coffee break. Minuman dan makanan sudah tersedia di depan ruangan seminar. Masing-masing dipersilahkan mengambil sendiri sesuai keinginan. Acara coffee break pun selesai dan dilanjutkan dengan acara “clossing seminary“. Saatnya pengumuman 40 peserta workshop oleh MC Detikcom. Upzzz…..ternyata terdengar dan terpampang nama saya dalam list ke-40 nama tersebut. Wah….saya sangat senang dan tidak sia-sia untuk mendaftar acara ini. Kembali setelah Seminar selesai, Workshop pun dimulai. 40 peserta diminta untuk makan siang terlebih dahulu dan peserta seminar lainnya dipersilahkan untuk bisa kembali ke rumah masing-masing.

Workshop dimulai dengan presentasi dari pihak manajemen detikcom tentang workshop ini, tentang pembuatan portal lokal dan bagaimana kita bisa menjadi seorang Citizen Journalism yang handal. Acara dibarengi dengan membuka laptop masing-masing untuk dikoneksikan ke internet. Waktu terus berlalu,,,tak terasa sudah mulai magrib dan acara pun akan segera selesai. Setelah kegiatan workshop selesai, detikcom membagi-bagikan sebuah tas yang berisi baju berwarna biru yang bermerekan detik.com. Wah…amazing guyz. Semua pulang dengan senang karena banyak sekali yang didapat dalam acara ini.

Mau tahu tentang Detikcom?

Buka situs ini, http://www.detik.com