Pendidikan Karakter

Mahasiswa USU dengan Pendidikan Karakter

Pendidikan merupakan sebagai daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya.

Ki Hajar Dewantara

Parlemen Muda Indonesia adalah sebuah gerakan sosial yang didedikasikan untuk pendidikan demokrasi kepada pemuda dan advokasi isu sosial melalui kegiatan sidang parlemen remaja, penggunaan media jejaring sosial, serta kegiatan pengembangan masyarakat di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Parlemen Muda Indonesia juga didedikasikan untuk meningkatkan kemampuan pemuda dalam mengamati permasalahan sosial politik yang bercirikan demokrasi Indonesia yang pada akhirnya akan melahirkan pemuda-pemuda yang berintelektual, kreatif, serta memiliki eksistensi yang baik yang di dalamnya dibutuhkan pengabdian seorang pemuda kepada masyarakat Indonesia. Pemuda Indonesia dibentuk untuk menjadi “Change Maker”. Parlemen Muda diselenggarakan secara independen oleh Indonesian Future Leaders (IFL). IFL adalah organisasi pemuda berbentuk lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dalam bidang pemberdayaan pemuda untuk perubahan sosial.

Saat ini fenomena yang terjadi dalam bidang pendidikan menjadi perhatian utama bagi lapisan masyarakat, seperti pemerataan pendidikan, peningkatan kualitas dan jumlah kuantitas dari sistem pendidikan, memberikan motivasi dalam belajar, biaya sekolah yang mahal dan sebagainya. Fenomena tersebut menjadikan mindset dari lapisan masyarakat akan berubah ke arah balik yang artinya tanpa melihat peluang dan cara terbaru ke depannya. Dalam tulisan ini, saya akan menjelaskan apa sebenarnya pendidikan & pendidikan karakter, pencegahan masalah pendidikan (komersialisasi pendidikan), memberikan solusi dan menciptakan suatu perubahan.

Pendidikan adalah suatu kebutuhan manusia yang harus dijalankan guna untuk mengembangkan diri supaya lebih baik lagi. Pendidikan merupakan suatu proses yang diperlukan untuk dilakukan oleh anak-anak bangsa saat ini agar mereka lebih baik dan memiliki wawasan yang luas serta berkarakter baik untuk memajukan bangsa. Jadi, pendidikan sangat diperlukan oleh semua orang karena pendidikan sangat penting untuk dipelajari. Pendidikan akan berhasil jika setiap proses dan sistem pendidikannya bagus dan terarah. Saat ini pendidikan menjadi fokus utama untuk kemajuan suatu bangsa. Jika pendidikan suatu bangsa baik maka kemajuan bangsa tersebut akan baik. Jika kita membandingkan dengan negara tetangga, kondisi yang ada di Indonesia ini mulai mengkhawatirkan. Pendidikan negara-negara luar jauh berbeda dengan pendidikan yang ada di Indonesia. Maka dari itu, Sumber Daya Manusia (SDM) di negara-negara luar lebih baik dan lebih kompeten dari pada Indonesia. Mengapa hal ini bisa terjadi ?

Seperti kita ketahui bahwa skill merupakan bagian dari proses pendidikan. Sumber Daya Manusia di Indonesia sebenarnya memiliki skill dan kemampuan yang sama jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Kita tahu bahwa tingkatan pendidikan dimulai dari SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Setiap tingkatan sudah memiliki sistem dan proses dari pendidikannya masing-masing yang sesuai dengan bagian dari tujuan dari pendidikan tersebut.

Saya sangat tertarik untuk membahas permasalah pendidikan yang ada di lingkungan daerah saya Sumatera Utara, terkhusus di ruang lingkup pendidikan saat ini. Seperti kita ketahui bahwa pendidikan sekarang bukanlah pendidikan yang berkarakter. Apa maksud dari hal ini ?.

Alasannya yaitu pendidikan sekarang tidak menerapkan nilai-nilai demokrasi yang baik. Banyak institusi atau lebih sempit lagi perguruan tinggi yang melakukan apa yang dinamakan dengan “Komersialisasi Pendidikan”. Komersialisasi pendidikan merupakan isu yang menjadi masalah bagi pendidikan saat ini. Banyak sekali praktek-praktek komersialisasi pendidikan yang dilakukan perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan yang hanya menguntungkan pihak tersendiri yang dapat berdampak negatif bagi mahasiswa sebagai penerus bangsa. Komersialisasi pendidikan ada untuk di cegah bukan untuk dipelihara, itulah yang sampai saat ini dalam pemikiran saya bagaimana saya dapat mengubah komersialisasi pendidikan menjadi pendidikan yang berkarakter yang akan ditanam di setiap pendidikan dan tidak akan pernah pudar.

Masalah inilah yang patut kita bahas, bagaimana cara menyelesaikan dan meningkatkan pendidikan yang berkarakter serta mewujudkan pengabdian kampus pada masyarakat sebagai tri dharma perguruan tinggi. Inilah tugas para pemuda Indonesia untuk bisa membawa perubahan bagi pendidikan di Indonesia.

ANAK INDONESIA MENGUBAH DUNIA

Pendidikan Karakter merupakan proses pemberian tuntunan peserta/anak didik agar menjadi manusia seutuhnya yang berkarakter dalam dimensi hati, pikir, raga, serta rasa dan karsa. Peserta didik diharapkan memiliki karakter yang baik meliputi kejujuran, tanggung jawab, cerdas, bersih dan sehat, peduli, dan kreatif. http://healtwist.wordpress.com

Fokus dari tulisan ini adalah bagaimana setiap perguruan tinggi dapat meningkatkan pendidikan karakter melalui kebijakan dan sistem yang diberikan pemerintah untuk menciptakan mahasiswa-mahasiswa sebagai Agent of Change yang membawa Indonesia lebih maju.

Pada tanggal 2 Mei 2010, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, pemerintah melalui Kemendiknas meluncurkan sebuah program pendidikan, yang dikenal dengan Pendidikan Karakter. Dominasi ranah kognitif dan psikomotorik harus dikurangi, ranah afektif sudah seharusnya menjadi fokus utama. Sehingga terbentuklah manusia-manusia yang berkarakter luhung, berbudi pekerti tinggi. Manusia-manusia seperti inilah yang diharapkan mampu membawa bangsa Indonesia menjadi jauh lebih baik, menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang berbudaya tinggi. www.healtwist.wordpress.com

Pendidikan karakter dibutuhkan untuk mencegah setiap perbuatan-perbuatan yang tidak baik yang dapat merusak pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, semua peran sangat dibutuhkan untuk memajukan sistem pendidikan di Indonesia agar pendidikan di Indonesia mengalami pemerataan, peningkatan dan perubahan yang signifikan.

Pendidikan Karakter bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang hal yang baik dan buruk, kemudian membuat hal yang baik menjadi suatu kebiasaan. Budaya ini harus dipelihara agar pendidikan di Indonesia berkembang dan bisa menjadi daya saing bagi pendidikan lainnya secara global.

Menurut saya kebijakan yang harus kita lakukan sebagai pemuda Indonesia dalam menyelesaikan masalah tersebut yaitu menciptakan pendidikan yang Ilmiah, Demokratis, dan Kerakyatan.

Tetapi hal itu mustahil dilakukan jika kita tidak memulainya dari hal yang kecil. Mulai dari pihak kampus untuk tidak melakukan praktek komersialisasi tersebut dan bekerja sama terhadap seluruh pihak yang ikut andil dalam pendidikan untuk menciptakan dan mewujudkan pendidikan yang bersih dari praktek komersialisasi dan menanamkan pendidikan yang berkarakter bagi pemuda Indonesia. Para petinggi-petinggi kampus juga harus bisa mengubah sistem peraturan yang berlangsung dalam lingkungan kampus agar tidak ada lagi komersialisasi pendidikan serta melakukan pengembangan diri terhadap mahasiswa sebagai pemuda Indonesia yang berwawasan dan berkarakter baik.

Kesimpulannya adalah untuk meningkatkan pendidikan karakter dalam suatu proses kemajuan pendidikan di Indonesia, perlunya adanya konsistensi/keseriusan dan keterfokusan dari pemerintah untuk membuat peraturan dan kebijakan program tertentu yang lebih efektif untuk kemajuan dan penerapan pandidikan karakter dan melaksanakan setiap program-program yang sudah ada. Jangan lagi terjadi keadaan: ‘ganti pemerintah, ganti kebijakan’,  sehingga program yang dijalankan tidak bisa tuntas. Tidak hanya itu yang menjadi fokus pemerintah untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Pemerataan sarana dan prasana pendidikan, terutama pada daerah-daerah terpencil, perlu dijadikan perhatian, sebelum dilakukan suatu standarisasi mutu pendidikan. Peningkatan kualitas dan penambahan kuantitas lebih diperhatikan agar tidak terjadi kesenjangan dalam proses pendidikan di Indonesia.

Sebagai penutup dari tulisan ini, saya sebagai kandidiat Sumatera Utara dalam kegiatan parlemen muda akan berorasi dan menyampaikan pendapat di depan para pemuda Indonesia dari berbagi provinsi untuk sama-sama menciptakan suatu perubahan yang lebih baik khususnya dibidang pendidikan. Pendidikan ada karena KITA. Berani berkata berani mengubah, itulah prinsip hidup saya.

PENDIDIKAN KARAKTER ADALAH PENDIDIKAN SEJATI

More Info : http://www.facebook.com/note.php?saved&&note_id=277818542258766&id=274354365938517#!/pages/Sumatera-Utara-3-Febri-Samuel-R-N-Perlemen-Muda/274354365938517

………………………………………………………………………………………………………………………………………….

FROM MEMBER BECOME THE HEAD OF DIVISION

Give the best as a Leader

Give the best as a Leader

Leadership is the ability to influence, coordinating or direct others, so that the others can do what have been instructed to achieve a goal. Youth is an agent of change. It’s mean that the youth is a potential for the country as a changer in the advancement of a nation to make a change towards be better. I have an experience of being a leader in an my organization intra and extra campus, but just become a leader of Division. In 2011, my position in only as a Staff of Scientific Reference and Information System Division. After that, the Chairman of UKM Inkubator Sains USU offer me a position as the Head of Scientific Reference and Information System Division in 2012-2013. This is the new organization/community in USU, new 3 years. I will not have the example of the work project before. But, I thought that it would be a great challenge to improve my quality on leadership and also this division will solve social media problem in the organization, so I said yes to her offer and started to find some members to fulfill my division and make a good cooperation.

For the first time, I already got 3 great staffs and we tried to make some programs for the better organization. After that, in B Semester I already got more 7 person as my staff in my division. We set our focus on Social Media, Partner and Information. I tried to find the problem in this organization as well as the solution using my project about how to control and manage our social media to develop our community. I keep my commitment to give the contribution and be active to building this organization more develop. But, it’s interest experience how we can manage all of everything to make an event can be success with cooperation with the members, faculty, sponsor and others.

From the member become the leader. It’s make me more confident to lead my division. In this organization, I am as a leader of division always give the best and keep the commitment to can give the contribution. It’s mean that I must have a effective leadership. I think that a leader does not have become a leader in an organization, but if they only as a head of division, so it can also be called as a leader. Why? Because they are a leader and it all depends how they have ability to can coordinate the members and their duties properly, including critical to a leader of the organization.

………………………………………………………………………………………………………………………………………….

PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENCIPTAKAN POTENSI DAN PRESTASI

Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
Febri Samuel R N

pizap.com10.62182944500818851370726902633

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang sangat pesat telah berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan manusia. Teknologi informasi dan komunikasi (TI&K) yang perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk beradaptasi serta menggunakannya dalam aktivitasnya. Begitu juga dengan ‘Media Sosial’ yang perkembangannya begitu cepat dalam setiap proses aktivitas manusia yang secara tidak langsung juga mengharuskan manusia untuk menggunakan dan memamfaatkannya. Peningkatan kualitas kemampuan semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktivitas yang dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya dan kekuatan yang dimilikinya.

Sebuah penelitian yang dilakukan Cisco pada November 2011, dikemukakan bahwa media sosial seperti facebook dan twitter memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kaum muda, termasuk perilakunya di dunia kerja. Akan tetapi, perkembangan saat ini masih saja terdapat masalah dalam menggunakan media sosial secara negatif yang artinya hanya bersifat kesenangan, rutinitas yang bersifat sederhana, sampai penggunaan yang berdampak tidak baik bagi generasi penerus bangsa. Hal ini terbukti dari banyaknya kasus penggunaan media sosial yang mencemarkan nama baik orang lain, seperti media sosial facebook yang di dalamnya masih saja terdapat postingan gambar, video ataupun tulisan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Tidak hanya itu, banyak juga juga yang menggunakan media sosial hanya sebagai media hiburan untuk bermain game bahkan sampai pada meng-hack media sosial orang lain. Hal ini menjadi permasalahan kondisi dalam penggunaan media sosial yang bersifat sederhana. Hal inilah yang juga sangat mempengaruhi pola pikir dan prilaku manusia dalam melakukan aktivitas yang pada akhirnya tidak menghasilkan apa-apa. Berangkat dari permasalahan tersebut, maka dalam artikel ini akan dijelaskan kepada publik bagaimana sebenarnya “Peran Media Sosial dalam Menciptakan Potensi dan Prestasi” yang sesungguhnya.

Setiap manusia mempunyai keinginan untuk sukses dalam meraih mimpi yang penuh harapan. Kekuatan, kemampuan dan karakter yang baik akan membawa mereka menuju kesuksesan. Oleh karena itu, peran dari teknologi informasi sangat dibutuhkan dalam setiap aktivitas pekerjaan manusia setiap harinya. Akan tetapi, hal itu tidak lepas dari yang namanya media sosial yang terhubung melalui internet sebagai media yang akan membantu untuk mencari peluang dan melakukan suatu pekerjaan secara efektif dan efisien.

Media sosial tentu sudah akrab dikalangan masyarakat Indonesia. Namun, belum banyak yang mengetahui bahwa dengan memanfaatkan media sosial justru bisa menjadi lahan pekerjaan. Dengan mengandalkan koneksi internet yang lancar serta sebuah laptop, atau komputer pekerjaan pun bisa dipantau melalui media sosial seperti Facebook maupun Twitter. Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seakan-akan bisa memiliki media sendiri dalam kehidupannya. Media sosial yang dapat membantu untuk melakukan aktivitas pekerjaan manusia. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau koran dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media sosial seperti facebook, twiter, linkedin dan lainnya. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses menggunakan media sosial dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya lambat sekalipun, tanpa alat mahal, tanpa biaya yang besar dan dilakukan sendiri tanpa karyawan. Artinya bahwa media sosial sangat berperan jika digunakan secara efektif dan efisien. Pengguna media sosial dengan bebas bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi baik tulisan, gambar, video, grafis, mengirim pesan, menjalin networking dan berbagai model content lainnya. Tidak hanya itu, melalui media sosial orang lain bisa mendapatkan uang dengan menjalankan bisnis secara online. Peran media sosial akan membantu menghasilkan sesuatu yang diinginkan.

Menurut Antony Mayfield dari iCrossing, media sosial adalah mengenai menjadi manusia biasa. Manusia biasa yang saling membagi ide, bekerjasama, dan berkolaborasi untuk menciptakan kreasi, berfikir, berdebat, menemukan orang yang bisa menjadi teman baik, menemukan pasangan, dan membangun sebuah komunitas. Intinya, menggunakan media sosial menjadikan kita sebagai diri sendiri. Selain kecepatan informasi yang bisa diakses dalam hitungan detik, menjadi diri sendiri dalam media sosial adalah alasan mengapa media sosial berkembang pesat. Tak terkecuali, keinginan untuk aktualisasi diri dan kebutuhan menciptakan personal branding. Inilah yang menjadi salah satu keuntungan menggunakan media sosial jika difungsikan dengan positif, produktif dan cerdas.

Kehadiran media sosial memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat sebagai pembuat informasi serta turut aktif berinteraksi melalui dunia virtual. Salah satunya adalah dapat menciptakan potensi diri yang lebih baik sehingga pada akhirnya juga akan menghasilkan sebuah prestasi diri yang bermamfaat bagi banyak orang. Kekuatan yang berupa potensi-potensi diri yang istimewa menjadi sulit berkembang, karena kelemahan-kelemahan yang tidak bisa dikendalikan atau dikelola dengan baik. Dan prestasi pada akhirnya sulit tercapai. Setiap manusia pada dasarnya memiliki potensi, tetapi tidak setiap manusia berkehendak dan mau bekerja keras untuk mendayagunakan potensi tersebut. Pengertian potensi diri adalah kemampuan yang dimiliki setiap pribadi (individu) yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan dalam berprestasi. Setiap orang harus mengembangkan kekuatan yang ada dalam dirinya dengan memamfaatkan setiap sumber daya yang ada, salah satunya memamfaatkan media sosial sebagai media mengaktualisasi diri untuk menciptakan potensi dan prestasi yang baik. Peran media sosial sangat berpengaruh dalam setiap kegiatan karena fungsinya yang sangat berguna.

Contohnya saja dalam dunia kerja, peran dari media sosial sangat berpengaruh dalam setiap aktivitas pekerjaan untuk mengembangkan perusahaan dan mendapatkan apa yang menjadi tujuan perusahaan. Peran media sosial biasanya memudahkan perusahaan untuk melaksanakan setiap program karena media sosial merupakan wadah bagi perusahaan yang efektif dari segi waktu, biaya, dan lainnya. Dapat diambil sampel dalam divisi HRD (Human Resources Division) yang menjalankan program recruitment bagi karyawan baru. Divisi HR dapat menggunakan media sosial seperti Linkedin, Facebook, Twiter untuk melakukan program tersebut dikarenakan lebih efektif dan efisien. Hal ini dirasa cukup efektif karena sebagian besar target kandidat adalah pengguna facebook dan twitter. Tidak hanya itu, melalui media sosial divisi Marketing dalam suatu perusahaan juga dapat menggunakan media sosial sebagai media untuk memasarkan produk, menjalin networking yang baik serta mengenalkan perusahaan secara nasional maupun global. Jika digunakan dengan positif, produktif dan cerdas maka media sosial berperan menciptakan potensi diri dan prestasi bagi seluruh karyawan dalam suatu perusahaan sehingga kinerja dari masing-masing divisi atau karyawan akan meningkat. Semua tergantung dari bagaimana kita menggunakannya sesuai fungsi dari media itu sendiri. Pada akhirnya hal ini akan merubah kondisi lingkungan kerja yang lebih produktif dari sebelumnya. Ini fenomena dari peran media sosial dalam suatu perusahaan.

Jika ditarik suatu keimpulan memang berdasarkan perilaku dari masing-masing diri, kelompok ataupun perusahaan yang menjadi permasalahan mendasar dari penggunaan media sosial adalah jika penggunaanya tidak dilakukan dengan efektif dan efisien yang bersifat positif, produktif dan cerdas. Peran media sosial yang akan membantu dalam melakukan setiap aktivitas pekerjaan manusia yang dapat menciptakan potensi diri dan prestasi yang baik. Oleh karena itu, di sini ada beberapa peran media sosial yang dapat menciptakan potensi diri dan prestasi jika difungsikan dengan baik, diantaranya :

1. Interaksi dan Sumber Informasi
Di era sekarang, media sosial sudah sangat melekat pada kehidupan masyarakat modern. Melalui media sosial, pengguna dapat menjalin persahabatan dan berbagi informasi dengan pengguna lainnya tanpa ada hambatan berupa jarak dan waktu. Media sosial menjadi media interaksi baru yang membuat ruang-ruang bagi masyarakat untuk saling berbagi, bercerita dan menyalurkan ide-idenya.

Salah satu dari peran media sosial itu sendiri juga sebagai sumber informasi bagi penggunanya. Informasi, sharing informasi secara cepat dan gratis bisa dilakukan melalui berbagai platform blog. Dengan semangat berbagi informasi dan menularkan pengetahuan, kini semua orang bisa mendapat hampir segala informasi. Informasi ini akan membantu seseorang melihat, mengetahui dan melakukan sesuatu yang belum atau sudah diketahui dengan sendirinya. Peran media sosial sebagai sumber informasi akan memberi keuntungan tersendiri bagi banyak orang. Contohnya saja bagi mahasiswa yang ingin mengetahui berbagai informasi mengenai beasiswa, event nasional maupun Internasional, serta program pertukaran pemuda dapat diketahui melalui media sosial sehingga pada akhirnya akan membantu mahasiswa tersebut untuk melaksanakan informasi yang didapat dengan tujuan mengaktualisasikan diri, pengembangan potensi yang juga akan menghasilkan prestasi. Contoh lebih spesifik adalah program “Danamon Young Leaders Award 2012” yang di adakan oleh Danamon dengan tema “Be Yourself, and Unleash Your Unique Strength to Succeed” disampaikan melalui media sosial. Informasi ini sangat berguna untuk mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri dan menghsilkan prestasi sehingga pada akhirnya dapat saling berbagi bagi banyak orang.

2. Meningkatkan Produktivitas
Dalam dunia lingkungan kerja di suatu perusahaan, cukup kontradiktif memang ketika orang menganggap media sosial sebagai gangguan dalam bekerja. Kenyataan justru berkata sebaliknya, media sosial berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas dalam suatu perusahaan. Sebuah study mengungkapkan bahwa media sosial ternyata mampu meningkatkan pengetahuan individu dan kerja sama tim.

Melalui media sosial, perusahaan akan lebih mudah melakukan program nya sebagai media mencapai tujuan untuk meningkatkan produktivitas di lingkungan kerja perusahaan tersebut. Hal ini akan berdampak bagi seluruh karyawan dalam suatu perusahaan jika media sosial digunakan dengan baik sesuai fungsinya. Hal ini juga akan menjadi budaya kerja suatu perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis dan kreatif.

3. Media of Education and Empowerment
Media sosial juga berperan sebagai salah satu media edukasi dan pemberdayaan bagi masyarakat sebagai penggunanya. Media sosial memberikan berbagai macam pengetahuan yang bersifat edukasi dan pemberdayaan bagi banyak orang. Salah satunya adalah komunitas Internet Cerdas Indonesia yang menjadi salah satu komunitas yang memiliki media sosial ataupun website dan grup facebook serta twiter dalam bentuk pemberdayaan masyarakat dalam mengkampanyekan penggunaan internet secara baik serta pelaksanaan berbagai macam program secara online yang disampaikan melalui media. Pada akhirnya media yang digunakan akan berguna bagi banyak orang untuk menambah pengetahuan, menciptakan potensi dan prestasi ke depannya.

4. Sumber Peluang Menciptakan Uang
Dalam hal ini adalah bisnis online. Banyak pengguna media sosial yang menjual produk dan memasarkannya secara online melalui media sosial yang dimilikinya. Peran media sosial dijadikan sebagai sumber peluang usaha yang menghasilkan uang. Sebagian besar pengguna media sosial, dalam hal ini business onliner tahu bahwa konsumen yang mereka targetkan berasal dari facebook dan twiter. Inilah keuntungan dari peran media sosial tersebut.

Kesimpulannya adalah bukan lingkungan yang salah, tapi kitalah yang salah yang tidak siap dan tidak selektif dalam menggunakan media sosial yang dapat menciptakan potensi dan prestasi.

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial (diakses tanggal 08 Desember 2012)
http://www.portalhr.com/people-management/teknologi/survei-4-alasan-membolehkan-sosial-network-di-tempat-kerja/ (diakses pada tanggal 08 Desember 2012)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s